Original From : http://m-wali.blogspot.com/2011/12/cara-edit-template-blog-agar-seo.html#ixzz1hj3YVJod

SEMAKIN BANYAK TAHU SEMAKIN SUKSES SESEORANG!

SEMAKIN BANYAK TAHU SEMAKIN SUKSES SESEORANG!
Zero to Hero :D
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

7 Hukum Alam Semesta


1. Hukum Sebab Akibat
Hukum ini merupakan hukum kehidupan yang fundamental. Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita memiliki sebab khusus. Pemikiran adalah sebab, dan kondisi adalah akibatnya. Maka apapun pemikiran yang Anda tebarkan akan berkulminasi pada suatu tindakan yang menimbulkan akibat. Inilah padanan mental dari hukum fisika Newton bahwa “setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sebanding dan berkebalikan”, dan hukum ini berlaku dengan prinsip yang sama.

Karena hukum alam tidak bisa dipastikan, maka penting bagi Anda untuk mengingat apa yang Anda inginkan dan bukan apa yang tidak Anda inginkan. Kualitas berbagai hubungan, misalnya, merupakan hasil dari apa yang telah Anda tebarkan dalam hubungan-hubungan tersebut.
 

2. Hukum Daya Tarik
 
Apa yang secara dominan Anda pikirkan akan menarik orang-orang dan lingkungan yang harmonis dengan pikiran-pikiran itu ke dalam kehidupan (seperti yang dikatakan dalam Law of Attraction). Secara metafisik, makin besar vibrasi yang Anda keluarkan, makin besar daya tariknya. Proses ini mirip dengan Hukum Resonansi.

Anda selalu menarik semua hal yang Anda pikirkan, baik itu positif maupun negatif. Akal sehat senantiasa mengatakan apa yang sebaiknya Anda kerjakan, meskipun seringkali terdapat kesepakatan yang mencegah Anda untuk melakukannya.
 

3. Hukum Kreativitas
 
Di luar dua energi interaktif, yin dan yang, jantan dan betina, muncul energi yang ketiga. Terdapat pasokan ide yang melimpah ruah, yang siap untuk Anda ubah, dan seluruhnya secara dramatis akan mengembangkan potensi, kebahagiaan, dan sukses Anda. Segala hal yang tercipta di dunia ini adalah hasil interaksi kedua energi yang saling bertentangan, tapi saling melengkapi. blogbelajarpintar.blogspot.com. Keduanya berada dalam diri kita, tapi hanya akan efektif jika dimanfaatkan dan diseimbangkan.

4. Hukum Substitusi
 
Anda tidak bisa sekadar berhenti melakukan sesuatu. Keinginan kuat atau ketetapan hati sebesar apapun tidak akan tahan dengan kekosongan atau kevakuman yang terjadi terus- menerus. Untuk menghentikan suatu kebiasaan atau sikap, Anda mesti mencari penggantinya. Gantikan pemikiran tentang apa yang tidak Anda inginkan dengan pemikiran tentang apa yang Anda inginkan. Tidak ada sesuatu yang bisa menghilang sama sekali: sesuatu tersebut harus digantikan atau disalurkan ulang dengan substitusi.

5. Hukum Pelayanan
 
Berhentilah melayani orang lain dengan cara yang sebenarnya tidak Anda inginkan, karena imbalan yang Anda peroleh akan selalu sama dengan pelayanan Anda. Memberi perlakuan kepada orang lain di balik meja dengan cara yang sama dengan di depan meja, pada akhirnya akan berlangsung dengan prinsip yang sama. Anda akan selalu diimbali dengan proporsi yang persis sama dengan nilai dari layanan Anda kepada orang lain.

6. Hukum Penggunaan
 
Kekuatan alami apapun, bakat atau talenta, akan mengalami kemandekan jika tidak digunakan. Sebaliknya, akan menjadi semakin kuat jika makin sering dimanfaatkan. Ilustrasi yang sangat baik digambarkan dalam kisah seorang tua yang memperlihatkan kepada Rossetti, si pelukis terkenal, beberapa lukisan yang baru saja dibuatnya pada masa pensiun. Rossetti dengan sopan menjawab bahwa lukisan-lukisan itu biasa-biasa saja. Si lelaki tua kemudian memperlihatkan beberapa lukisan lain yang dibuat oleh seseorang yang lebih muda. Rossetti langsung memuji dan mengatakan bahwa di pelukis ini tentu sangat berbakat. Melihat orang tua itu memperlihatkan gejolak emosi, Rossetti pun bertanya apakah yang melukis itu anaknya. “Bukan. Itu lukisan saya sendiri sewaktu muda. Tapi saya tergoda untuk melakukan hal yang lain dan melupakan bakat melukis saya”, jawab si lelaki tua. Bakat si lelaki tua telah melenyap. Manfaatkanlah, atau Anda akan kehilangan kekuatan alami itu.

7. Hukum Tujuh
 
Urut-urutan kejadian berjalan mengikuti Hukum Tujuh atau Hukum Oktaf. Saat not atau nada dasar dimainkan, setiap not diulang bunyinya beberapa kali dan kemudian menghilang intensitasnya. Hukum Tujuh berarti bahwa tidak ada kekuatan yang terus-menerus bekerja dengan arah yang sama. blogbelajarpintar.blogspot.com. Setiap kekuatan bekerja dalam kurun waktu tertentu, kemudian menghilang intensitasnya, lalu berubah arah atau mengalami perubahan internal.

Tidak satu pun di alam ini yang berkembang mengikuti garis yang lurus. Dan demikian pula dengan kehidupan Anda. Tapi setelah Anda bisa menyesuaikan diri dengan prinsip-prinsip itu, Anda mengalir mengikuti arusnya, bukannya berlawanan.
 

Hukum Tujuh memperlihatkan bahwa tak ada satu pun kekuatan yang cuma berkembang ke satu arah, dan bahwa energi terus berkembang bahkan di tengah rintangan dan interval. Sebagaimana oktaf, segala sesuatu dalam kehidupan ini berjalan dengan vibrasi. Tanpa vibrasi takkan ada gerakan, dan dengan demikian tak ada aktivitas yang bisa berjalan dengan cara apa pun juga.

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/#ixzz211evMqhK

Selasa, 03 Januari 2012

Astronom Indonesia Temukan Planet Baru Yang Lebih Besar Dari Jupiter

Astronom Indonesia Temukan Planet Baru Yang Lebih Besar Dari Jupiter

Para astronom telah mengkonfirmasi temuan planet alien (asing) di Galaksi Bima Sakti yang datang dari galaksi lain. Namanya, Planet HIP 13044b yang mengorbit bintang tua, HIP 13044. Planet mirip Yupiter ini sebenarnya lahir di galaksi lain, namun kemudian ditangkap oleh Bima Sakti sekitar 6 sampai 9 miliar tahun yang lalu. Efek samping dari kanibalisme galaksi membawa sebuah planet yang dulunya jauh kini berada dalam jangkauan para astronom untuk kali pertamanya.
Planet ini ditemukan oleh tim astronom dari Max-Planck-Institut fur Astronomie (MPIA), Heidelberg, Jerman. Tim peneliti meneliti pergerakan HIP 13044 menggunakan teleskop di sebuah observatorium di selatan Eropa, La Silla Observatory di Chile.
Setelah enam bulan pengamatan, mereka meneteksi gerakan-gerakan kecil yang melawan tarikan gravitasi planet yang mengorbit.

Yang membuat bangga, astronom asal Indonesia, Johny Setiawan didaulat jadi pemimpin proyeknya.
“Bagi saya, itu adalah kejutan besar,” kata pemimpin tim, Johny Setiawan dari MPIA, speerti dimuat SPACE.com, 18 November 2010. “Kami tidak mengharapkan itu pada awalnya.”
Tim peneliti yang dipimpin Johny Setiawan membeberkan hasil observasinya secara online dalam situs Science edisi 18 November.
Ukuran planet ini 25 persen lebih besar dari Jupiter. Ia mengorbit bintang HIP 13044 yang jaraknya 2.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Fornax.
Planet HIP 13044b berada sangat dekat dengan bintangnya itu. Jarak terdekat dengan bintang induk sekitar 8 juta kilometer atau 5,5 persen jarak Bumi dan Matahari. Planet menyelesaikan orbit setiap 16,2 hari.
HIP 13044b selamat dari fase penuaan bintang — yang juga akan dialami Matahari sekitar 5 miliar tahun lagi.
Penemuan ini memaksa para astronom memikirkan kembali ide-ide mereka tentang formasi planet dan kelangsungan hidupnya. Apalagi, ini adalah planet pertama yang ditemukan mengelilingi bintang yang sangat tua dan miskin logam.
Johny setiawan memperkirakan, nanti, saat Matahari memasuki fase penuaan, menjadi raksasa merah, Bumi mungkin tak akan selamat.
“Planet-planet dalam, termasuk Bumi, mungkin tidak akan bertahan hidup,” kata Johny Setiawan.
“Tapi Jupiter, Saturnus dan planet-planet luar mungkin pindah mendekat ke orbitnya, persis seperti yang kami deteksi.”
Dalam kasus HIP 13044b, planet ini adalah korban yang selamat. Namun, ia tak akan hidup selamanya. Sebab, bintang induknya akan terus berkembang dalam tahap evolusi berikutnya. Planet ini akan tertelan.
Sekilas tentang Johny Setiawan
Johny Setiawan adalah astrofisikawan muda asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy (MPIA), Jerman. Hebatnya, ia orang non-Jerman yang dipercaya sebagai ketua tim proyek.
Pria kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1974 ini menamatkan S-1 dan S-3-nya di Freiburg, Jerman.
Sebelumnya, engan teleskop 2,2 meter di La Silla, Cile, Johny berhasil menemukan planet baru: HD 11977 B. Planet ini berjarak 200 tahun cahaya dari bumi . Planet berukuran 6,5 kali Jupiter ini mengitari bintang raksasa HD 11977A. Sebelum merilis temuannya, Mei lalu, Setiawan memelototi bintang itu sejak 1999.
Sebelumnya, pemuda kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1974, ini juga menemukan dua bintang raksasa baru, HD 47536B dan HD 122430B, pada 2003.

Sumber : http://dimas94.wordpress.com/2010/11/19/astronom-asal-ri-temukan-planet-yang-lebih-besar-25-dari-planet-jupiter/

Planet Bertabur Berlian Ditemukan Peneliti

Planet Bertabur Berlian Ditemukan Peneliti

WASP-12b, planet penuh karbon, berlian, grafit dan gas metana mengorbit mataharinya


Joseph Harrington, astronom dan profesor dari University of Central Florida, Amerika Serikat, dan timnya menemukan bahwa terdapat lebih banyak karbon dibanding oksigen pada atmosfir planet WASP-12b. Planet itu berjarak 1.200 tahun cahaya dari Bumi.

Temuan ini mengindikasikan bahwa bebatuan yang ada di seluruh planet itu terdiri dari karbon murni, dalam bentuk berlian atau grafit. Meski belum bisa dipastikan, tetapi planet yang sangat kaya akan karbon itu kemungkinan juga memiliki inti berlian dalam jumlah besar.

“Secara umum, planet biasanya memiliki jumlah oksigen yang sangat banyak yang membuat bebatuan seperti kuarsa dan gas seperti karbon dioksida bisa tersedia dalam kuantitas besar,” kata Harrington.

Tetapi, kata Harrington, jika karbon lebih banyak dibanding oksigen, maka akan banyak batu-batuan yang terdiri dari karbon murni seperti berlian dan grafit. Selain itu akan ada banyak gas metana.

Tim peneliti melakukan analisa kimia berdasarkan teleskop ruang angkasa Spitzer milik NASA. Mereka membandingkan perilaku inframerah gas-gas yang ada untuk menentukan komposisi atmosfir planet yang bersangkutan.

Meski karbon merupakan salah satu elemen penting yang membentuk kehidupan, WASP-12b tampaknya tidak dapat dihuni oleh makhluk hidup.

“Jaraknya terlalu dekat dengan mataharinya, dan setahun planet itu hanya berlangsung selama 26 jam saja,” kata Harrington. “Temperatur di siang hari pada planet yang diperkirakan bertaburan berlian itu juga sangat panas, mencapai sekitar 2.600 derajat Celcius. Planet itu juga rusak akibat besarnya gaya gravitasi dari mataharinya itu,” ucap Harrington.

Sebagai informasi, WASP-12b pertamakali ditemukan oleh konsorsium Wide Angle Search for Planets asal Inggris pada tahun 2009 lalu.


Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/193088-peneliti-temukan-planet-bertabur-berlian

Planet Kembaran Bumi

Planet Kembaran Bumi


Kapal Enterprise itu berputar. Mengitari planet jingga yang diselimuti awan tipis. Nama planet itu Fotialla. Setelah agak dekat, Kapten James Kirk turun ke permukaan. Sang komandan meluncur dengan teknologi teleportasi. Sementara, kemudi kapal diambil alih Mr Spock.
Yang mereka tahu, Fotialla atau planet M-113, adalah planet tua dengan peradaban yang telah mati. Faktanya tidak. Mereka diserang oleh alien buruk rupa yang mampu bersalin wajah seperti manusia. Bahkan alien menyelusup ke dalam Enterprise dan menewaskan beberapa kru kapal.
Ini bukan kisah nyata, melainkan salah satu adegan Star Trek dalam episode 'The Man Trap'. Semua kejadian fiksi itu digambarkan terjadi tahun 1513.1. Di skenarionya, Fotialla dikategorikan sebagai Planet kelas-M. Planet jenis ini memiliki atmosfer dengan kandungan oksigen, nitrogen, dan air yang berlimpah.
Dalam dunia nyata, klasifikasi planet kelas-M itu mirip dengan terminologi ilmiah ‘Planet Goldilock.’ Para ahli meramalkan, di planet inilah, manusia suatu saat bisa tinggal.
Akhir September 2010, sekawanan pakar pemburu planet baru, menemukan salah satu planet goldilock. Planet baru itu kemudian diberi nama Gliese 581g.
Tim pemburu yang menemukan Gliese 581g, itu adalah Steven Vogt dari University of California (UC) Santa Cruz, Paul Butler dari Carnegie Institution, Eugenio River dari UCSC, Nader Hagahighipour dari University of Hawaii, Manoa, serta Gregory Henry dan Michael Williamson, dari Tennessee State University.
Planet 581g ini terletak di konstelasi Libra, dalam sistem tata surya bintang kerdil merah (Red Dwarf). Bintang kerdil berwarna merah itu dikatalogkan astronom Jerman Wilhem Gliese, pada tahun 1957. Guna menghormat sang penemu, bintang kerdil merah yang menyerupai matahari itu kemudian diberi nama Gliese 581.
Gliese 581 memiliki sejumlah planet yang mengitarinya, yang kemudian diberi nama Gliese 581 dengan diimbuhi dengan abjad di belakangnya sebagai pembeda.
Planet yang paling dekat dengan bintang induk Gliese 581 diberi nama Gliese 581e, disusul Gliese 581b, dan Gliese 581c. Planet yang berada di posisi keempat adalah planet yang baru ditemukan, Gliese 581g. Dua planet di belakangnya diberi nama Gliese 581d, dan yang terjauh Gliese 581f.
Namun yang kini paling menarik perhatian adalah Gliese 581g. Sebab planet baru itu sangat mirip dengan kondisi bumi.
Steven Vogt, penemu planet itu, kurang sreg dengan nama Gliese 581g. Planet baru ini, katanya, "terlalu cantik untuk diberi nama Gliese 581g." Vogt lebih suka menamainya Zarmina, nama istri Vogt yang tinggal di California.

Mengenal Zarmina Lebih Dekat
Planet ini mirip dengan bumi. Ukurannya lebih besar, sekitar 20 hingga 50 persen lebih besar dari bumi. “Planet ini bisa menampung lebih banyak real estate daripada bumi,” kata Vogt setengah bercanda. Dengan ukuran sebesar itu, Zarmina tentu saja bisa mampu menampung lebih banyak mahluk hidup, termasuk manusia.
Bagaimana keadaan di sana? Zarmina ini memiliki massa 3 hingga 4 kali lebih besar dari massa bumi. Gravitasi di permukaannya juga lebih besar, sekitar 1 hingga 1,5 lebih besar dari gravitasi bumi. Artinya, kalau kalau di bumi bobot Anda 70kg, maka di Zarmina akan melar hingga sekitar 100kg.
Kekuatan gravitasi yang lebih besar itu, membuat Zarmina mampu menahan lapisan atmosfer di permukaannya. Atmosfir memang sangat penting, terutama untuk menjaga tekanan air, agar tetap bisa berwujud cair.

“Dari data yang kami kumpulkan planet ini berada di jarak yang tepat untuk menemukan keberadaan air, dan massa planet ini juga tepat untuk keberadaan atmosfir,” kata Paul Butler, peneliti dari Carnegie Institution of Washington, yang membantu Vogt. Dengan posisi seperti itu, Zarmina mungkin saja bisa dihuni manusia.
Ahli Riset Astronomi Astrofisika dari LAPAN, Profesor Dr. Thomas Djamaludin, menegaskan bahwa setidaknya ada tiga syarat utama sebuah planet bisa dihuni. Yakni sumber panas (matahari), air dan kehidupan organik. Dari indikasi yang ditemukan para ahli, Zarmina sudah memenuhi dua dari tiga syarat tadi.
Jarak Zarmina dengan matahari ( Gliese 581) sekitar 0,15 satuan astronomi (SA). Dan 1 satuan SA setara dengan jarak bumi dengan matahari, atau sekitar 150 juta km.
Artinya, jarak Zarmina dengan mataharinya (Gliese 581) 7 kali lebih dekat daripada jarak bumi ke matahari. Bila bumi memiliki revolusi selama 364 hari, Zarmina hanya memerlukan 37 hari guna menuntaskan sekali putaran di orbitnya.
Karena Gliese 581 jauh lebih kecil dari ukuran matahari yang dikitari bumi, bintang itu tak akan sepanas matahari. Oleh karenanya, suhu rata-rata permukaan Zarmina, diperkirakan berkisar antara -31 hingga -12 derajat Celsius.
Namun temperatur aktual planet ini cukup ekstrim. Bisa sangat panas. Bisa pula sangat dingin. Menurut Vogt, di antara kawasan panas dan dingin, terdapat wilayah terminator.
Pada wilayah terminator yang dilewati garis khatulistiwa, suhunya terasa hangat, seperti di Meksiko atau Ekuador, di mana penghuni di sana masih cukup nyaman mengenakan kaus berlengan.
Di wilayah yang panas, angin akan bertiup dengan kecepatan 30-40 mil per jam. Sementara di tempat yang dingin, angin berhembus dengan kecepatan hingga 10 mil per jam.
Uniknya, lantaran letaknya cukup dekat dengan bintang induk, Zarmina sama sekali tidak melakukan rotasi seperti bumi. Untuk mempertahankan posisinya dari tarikan gravitasi matahari (Gliese 581), posisi Zarmina terkunci.
Permukaan yang menghadap matahari akan tetap mendapat cahaya dan panas, sementara permukaan sebelah belakang akan gelap dan dingin sepanjang masa. Oleh karenanya, di planet itu tidak ada siang dan malam. Bagian yang menghadapi matahari selalu siang dan bagian sebaliknya, malam selalu.
Sejak 11 Tahun Lalu
Penemuan ini adalah hasil jerih payah Steven Vogt dan timnya, yang mengawali penelitian yang disponsori National Science Foundation dan NASA, sejak 11 tahun lalu.
Vogt, adalah Profesor astronomi dan astrofisika yang telah melakukan observasi di berbagai riset UCSC dan University of California Observatories, sejak 1978. Vogt adalah orang yang mendesain spektrometer HIRES, yang digunakan untuk mengukur kecepatan radial sebuah bintang.
Menurut Kepala Observatorium Boscha Lembang, Hakim L Malasan, Vogt adalah salah satu tokoh pionir dalam penemuan planet yang layak huni, selain Prof Michel Mayor dan Didier Queloz yang pada 1995 menemukan planet ekstrasolar (planet-planet di luar tata surya) pertama, di sistem bintang 51 Pegasi.
Penemuan Zarmina sendiri disandarkan pada penelitian-penelitian di Observatorium WM Keck di Mauna Kea, Hawaii, yang dikombinasikan dengan data-data dari Observatorium Geneva Swiss, yang sebelumnya sudah menemukan empat planet Gliese lain.
Ini memang seperti berada di perbatasan antara fiksi dan kenyataan. Para peneliti sendiri tak pernah melihat langsung planet Zarmina melalui teleskop, karena teleskop hanya bisa melihat cahaya dari bintang induk Gliese 581.
Mereka hanya bisa menganalisa adanya planet-planet - termasuk Zarmina, dengan menggunakan spektrometer yang mampu mengukur kecepatan radial bintang Gliese 581.
Gaya tarik menarik antara bintang Gliese 581 dengan Zarmina, menyebabkan bintang induk mengalami pergerakan dan berputar pada orbit yang kecil. Dengan mengamati kecepatan radial itulah, kemudian planet Zarmina terdeteksi dan dapat diperkirakan massa dan orbitnya.
Penemuan Zarmina sendiri dicapai melalui perdebatan dan kompetisi yang cukup seru di kalangan para peneliti. Untuk mengumpulkan data-data, setiap tahun Tim Vogt hanya memiliki 15 hari untuk menggunakan teleskop, yang diantre oleh begitu banyak tim yang meriset berbagai obyek penelitian.
Tim Vogt sempat berkonflik dengan Observatorium Geneva, ketika mereka meminta data-data yang sangat penting. "Saya sempat mengatakan kepada pihak Swiss bahwa ini adalah kerja keras dan dan kita harus melewati tahapan di mana, 'Data kami lebih sempurna dan data Anda tidak, dan seterusnya, dan seterusnya,'" kata Vogt.
Untungnya, Vogt berhasil meyakinkan pihak Swiss untuk membagi data-data guna menuntaskan risetnya. "Saling membantu satu sama lain, adalah cara terbaik untuk menemukan kebenaran," ujarnya.
Planet Habitable Selanjutnya
Penemuan Vogt itu disanjung para ilmuwan ternama. Salah satunya adalah Sara Seager, pakar Eksoplanet (planet-planet di luar tata surya) dari MIT. “Penemuan ini sangatincremental dan monumental,” kata Sara.
Menurutnya, riset-riset yang dilakukannya telah menemukan beberapa planet yang lebih kecil dan letaknya dekat dengan zona yang bisa ditinggali manusia (habitable zone). Tapi, dia melanjutkan, “Ini adalah planet yang benar-benar berada di habitable zone.”
Disanjung begitu rupa, Vogt dan Butler tetap merendah. Penemuan ini, kata Vogt, bukanlah puncak dari pencapaian astronomi. Zarmina, katanya, cuma pemicu awal yang akan membawa ke berbagai penemuan planet-planet Goldilock berikutnya.
"Planet ini begitu dekat, dan kami menemukannya dengan cukup singkat. Boleh jadi, kami akan menemukan yang seperti ini lagi," kata Vogt.
Di luar Zarmina, diperkirakan masih ada lebih dari 400 planet ekstrasolar yang menunggu ditemukan. Namun, seperti kata Profesor Thomas Djamaluddin, penemuan planet-planet habitable saat ini lebih pada tujuan penemuan terhadap kemungkinan adanya kehidupan mahluk cerdas lain selain manusia.
Sementara untuk tujuan untuk membangun koloni manusia di planet tersebut, masih belum terpikirkan. “Itu masih lebih mirip dengan cerita science fiction,” kata Djamaluddin. Sebab, untuk mencapai planet Zarmina yang jauhnya sekitar 20 tahun cahaya (sekitar 200 triliun km), butuh waktu yang sangat lama.
Menurut Vogt, sebuah pesawat luar angkasa berkecepatan sepersepuluh kecepatan cahaya (kecepatan cahaya adalah 300 ribu km per detik), baru akan membawa manusia sampai ke planet itu dalam waktu 220 tahun.
Saat ini, mungkin hanya Kapten Kirk dengan USS Enterprise-nya yang bisa membawa manusia ke Zarmina. Kecepatan aman USS Enterprise yang mencapai 5 Warp (sekitar 100 kali kecepatan cahaya) secara teoritis bisa membelah jarak bumi ke Zarmina hanya dalam tempo kurang dari 2 jam.

Sumber : http://sorot.vivanews.com/news/read/181937-zarmina--planet-mirip-bumi

10 Cuaca Paling X-Tream Di Tata Surya Kita

10 Cuaca Paling X-Tream Di Tata Surya Kita

10. Serious Lightining (Petir Terparah)
Pesawat ruang angkasa NASA Cassini telah melihat sebuah badai listrik di Saturnus yang lebih besar daripada badai listrik daratan Amerika Serikat , dengan kilatan petir yang 1.000 kali lebih kuat daripada di Bumi.

Badai petir yang membentang 2.175 mil (3.500 kilometer) dari utara ke selatan dan memancarkan suara radio yang sama dengan yang dihasilkan di bumi.


9. Hot Crush (Panas Penghancur)
Sesuai namanya,. venus merupakan tempat terpanas di tata surya kita. dengan suhu sekitar 750 Kelvin dan memiliki tekanan 90 kali di bumi ini akan membuat setiap pengunjung akan hancur (crush).

Ilmuwan menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena adanya efek rumah kaca yang berlebihan dari awan sulfat yang menutupi langit-langit venus. Maka jadilah efek rumah kaca yang besar dan menyebabkan hal ini.


8. Methane Moon (Bulan Metana)
Pesawat ruang angkasa Cassini Huygens menemukan bukti kuat diantara hujan deras metana cair yang terjadi di bulan nya saturnus "Titan". Dan mungkin "air" yang ada di bulan adalah metana juga karena pada suhu dingin Titan (94 derajat Kelvin) air pun akan dikurung seperti es.


7. Scarlet Rain (Hujan Merah)
Pada musim panas 2001, setidaknya 50 ton partikel merah jatuh di Kerala, India dan terus berlangsung selama hampir dua bulan bersama hujan. Ternyata benda merah berkarat ini termasuk partikel dari badai debu dan sel-sel biologis yang berasal dari luar angkasa (bakteri sejenis itu mksdnya).

Dalam edisi bulan April jurnal Astrophysics and Space Science, ilmuwan dari Mahatma Gandhi University melaporkan bahwa partikel memiliki penampilan sel-sel biologis, dapat bereproduksi di suhu mendesis, dan tidak memiliki kesamaan dengan partikel debu.


6. Planet Popsicle (planet es)
Pluto yang sekarang tidak di anggap planet ke 9 dalam tata surya ini memiliki fakta bahwa sinar matahari yang di dapat pluto di bandingkan bumi adalah sekitar 1:1000 tahun dan menyebabkan planet ini terdiri dari es beku yang terdiri dari nitrogen, metana dan karbon dioksida dengan suhu berkisar antara minus 387 hingga minus 369 Fahrenheit (40-50 derajat Kelvin).


5. Windy World (Dunia Angin)
Di Neptunus ditemukan gemuruh angin yang bertiup lebih banyak dan kuat daripada yang ada di Bumi, mencapai 1.500 mph (2.414 kph). Seiring dengan rotasi planet yang cepat (sekitar 16 jam) sehingga menyebabkan konveksi panas-dingin yang cepat juga, lalu dapat mempengaruhi kecepatan angin dan menciptakan kecepatan yang melebihi kecepatan angin di bumi


4. Freeze Frame(rangka es)
Suhu di Uranus bisa mencapai di bawah minus 300 derajat Fahrenheit (89 Kelvin). Uranus memiliki rotasi 17 jam namun revolusi yang mencapai 84 tahun menyebabkan musim (ekstrim) akan lama berganti. Kadang-kadang kondisinya bisa begitu dingin sehingga gas metana di atmosfer mengembun menjadi metana kristal-awan.


3. Close Encounter (Tabrakan Badai Terbesar)
Dua bintik bulatan di planet jupiter diatas adalah badai yang sedang mengamuk di planet tersebut. Dari ukuran badainya saja dapat kita ketahui. Yang besar dinamakan the great Red Spot, badai yang lebih dari dua kali lipat lebar Bumi dengan 350-mph ((563 kph) angin dan yang kecil (badai) di namakan Red Jr.

Walaupun tidak sepenuhnya dipahami, para ilmuwan berpikir warna merah berkorelasi dengan intensitas badai-angin lalu membangkitkan senyawa kimia dari bawah awan dan mengangkat mereka ke tempat yang tinggi, ditambah sinar ultraviolet sehingga menghasilkan rona bata.


2. Dust Buster (Pelebur Debu)
Mars diketahui telah menghempaskan badai debu yang melanda seluruh belahan mars. Debu berwarna karat ini dapat tertiup dengan kecepatan 60-100 mph (97-161 kilometer) per jam, yang berlangsung selama berminggu-minggu.

Begitu dimulai, kabut tak tertembus ini dapat menyelimuti lebih dari separuh planet, meningkatkan suhu 30 derajat Celcius di belahan mars.


1.Iron rain (Hujan Besi)
Disebut "bintang gagal", planet brown dwarf ini adalah planet yang baru ditemukan di tata surya kita. Warna cokelat menandakan bahwa planet ini memiliki unsur ferum (besi) yang tinggi.

Planet ini memiliki badai seperti yang ada di jupiter dan menghempaskan besi-besi ke permukaan nya. Brown dwarf ini semakin dingin dari waktu ke waktu, molekul gas mengembun menjadi cairan besi-besi awan dan hujan.

Dengan pendinginan lebih lanjut, badai besar menyapu menjauh awan, membiarkan cahaya inframerah terang tersebar ke luar angkasa.

Pan-STARRS : Asteroid Berbahaya Dekati Bumi (Pertama Kalinya)

Pan-STARRS : Asteroid Berbahaya Dekati Bumi (Pertama Kalinya)

"Pan-STARRS sekarang merupakan sistem yang paling sensitif, didedikasikan untuk menemukan asteroid yang berpotensi berbahaya."

1diggdigg
Panoramic Survey Teleskop& Rapid Response System (Pan-STARRS), teleskop PS1, telah menemukan sebuah asteroid yang akan melintas 4 juta mil dari bumi pada pertengahan Oktober. Objek itu berdiameter sekitar 150 meter dan ditemukan dalam gambar yang diperoleh pada tanggal 16 September, ketika ia berada di sekitar 20 juta mil jauhnya. Ini adalah pertama kali “objek yang berpotensi berbahaya” (PHO) ditemukan oleh survei Pan-STARRS dan telah diberi sebutan “2010 ST3″.
“Walaupun objek ini tidak akan menabrak bumi dalam waktu dekat, penemuan tersebut menunjukkan bahwa Pan-STARRS sekarang merupakan sistem yang paling sensitif, didedikasikan untuk menemukan asteroid yang berpotensi berbahaya,” kata Robert Jedicke, anggota Universitas Hawaii dari Konsorsium Ilmiah PS1 , yang bekerja pada data asteroid dari teleskop. “Objek ini ditemukan ketika ia terlalu jauh untuk dideteksi oleh survei asteroid lainnya,” kata Jedicke.
Pusat Harvard-Smithsonian untuk Astrofisika merupakan mitra utama dalam Konsorsium.
Sebagian besar PHO terbesar telah dimasukkan ke dalam katalog, tetapi para ilmuwan menduga bahwa masih ada banyak lagi asteroid yang melintas di bawah satu mil yang belum ditemukan. Ini dapat menyebabkan kerusakan pada skala regional jika mereka sampai menghantam planet kita. Tumbukan semacam itu diperkirakan terjadi sekali setiap beberapa ribu tahun.
Dua gambar 2010 ST3 (dilingkari hijau) tertangkap oleh PS1 sekitar 15 menit terpisah pada malam tanggal 16 September, menunjukkan asteroid bergerak terhadap latar belakang bidang bintang dan galaksi.(Kredit: PS1SC)
Timotius Spahr, direktur Minor Planet Center (MPC), mengatakan, “Saya mengucapkan selamat pada proyek Pan-STARRS atas penemuan ini. Ini adalah bukti bahwa teleskop PS1, dengan Kamera Gigapixel dan sistem komputerisasi canggih untuk mendeteksi objek bergerak, mampu menemukan benda-benda yang berpotensi berbahaya yang tidak pernah ditemukan oleh yang lain.” MPC, yang berlokasi di Cambridge, Mass., telah ditetapkan oleh Persatuan Astronomi Internasional pada tahun 1947 untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan pengukuran posisi pada asteroid dan komet, untuk mengkonfirmasi penemuan mereka, dan untuk memberi objek-objek itu sebutan awal.
Observatorium Panoramic Survey Teleskop & Rapid Response System (Pan-STARRS) PS1 yang berlokasi di Hawaii, teleskop super canggih yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan asteroid yang berpotensi berbahaya.
Pan-STARRS diharapkan bisa menemukan puluhan ribu asteroid baru setiap tahun dengan ketepatan yang cukup untuk secara akurat bisa dihitung orbitnya mengelilingi matahari. Setiap objek yang cukup besar, yang terlihat mungkin mendekati Bumi dalam 50 tahun ke depan atau lebih, akan diberi label “berpotensi berbahaya” dan secara hati-hati akan terus dipantau. Para ahli di NASA percaya bahwa, memberikan peringatan beberapa tahun sebelumnya, memungkinkan pengaturan misi ruang angkasa untuk menangkis setiap asteroid yang ditemukan berada di jalur tabrakan dengan Bumi.
Pan-STARRS memiliki tujuan yang lebih luas. PS1 dan saudaranya yang lebih besar, PS4, yang akan beroperasi nanti dalam dekade ini, diharapkan bisa menemukan satu juta atau lebih asteroid secara total, bahkan pada target yang lebih jauh lagi, seperti bintang variabel, supernova, dan semburan misterius dari galaksi yang berada di lebih dari setengah alam semesta. PS1 telah beroperasi secara penuh pada bulan Juni 2010 lalu.

Bibit Kehidupan Bumi Dari Luar Angkasa

Bibit Kehidupan Bumi Dari Luar Angkasa


Sejumlah ilmuwan menemukan air beku alias es dan molekul organik dalam asteroid bernama 65 Cybele. Ini merupakan asteroid kedua yang mengandung unsur dan cikal bakal kehidupan Bumi.

Seperti dikutip dari laman The Telegraph edisi 9 Oktober 2010, penemuan ini akan memperkuat ide bahwa asteroid membawa unsur utama kehidupan Bumi. Temuan ini dibahas dalam pertemuan ilmuwan planet di Pasadena, Amerika Serikat.

Ilmuwan juga menduga bahwa bibit kehidupan Bumi sebenarnya dari luar angkasa kemudian dibawa masuk ke Bumi oleh asteroid. Peneliti ini juga menyimpulkan hal serupa saat April lalu, mereka menemukan bukti pertama pada asteroid bernama 24 Themis. Kedua asteroid ini ditemukan di sabuk asteroid yang berada antara Mars dan Jupiter.

"Penemuan ini juga mengindikasikan bahwa wilayah tata surya kita mengandung air beku lebih banyak dari perkiraan semula," kata Profesor Humberto Campinsan, ahli astronomi dari University of Central Florida. Dia juga mempimpin tim ilmuwan dalam penelitian ini.

"Ini mendukung teori bahwa asteroid telah menghantam Bumi dan membawa air ke planet kita ini dan membangun blok dan format kehidupan di planet ini."

Profesor Campins memaparkan penemuannya dalam pertemuan rutin 'American Astronomical Society’s Division for Planetary Sciences' di Pasadena, California.

Asteroid 65 Cybele ini lebih besar dibandingkan 24 Themis, dengan diameter 180 miles. Sedangkan, Themis berdiameter 124 miles.

Sumber : http://www.indojunkers.com/index.php/topic,494.0.html

Makhluk Luar Angkasa Datang Ke Bumi, PBB Tunjuk Duta Besar Khusus Alien

Makhluk Luar Angkasa Datang Ke Bumi, PBB Tunjuk Duta Besar Khusus Alien

Jika mahluk luar angkasa alias alien datang ke bumi, paling tidak sudah ada pejabat yang akan menyambutnya mewakili Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ya, badan dunia itu akan memilih seorang ahli astrofisika untuk menjadi penghubung.

Marzlan Othman, seperti yang dikabarkan Daily Mail, diharapkan akan mengemban tugas mengkoordinasikan respon manusia terhadap kunjungan alien jika langkah itu satu saat diperlukan.

Perempuan asal Malaysia berusia 58 tahun itu akan berbicara dalam sebuah konfrensi minggu depan terkait penemuan ratusan planet yang mengorbiti beberapa bintang yang kemudian menjadikan kemungkinan kehidupan selain di bumi semakin besar. Othman sekarang sedang menjabat sebagai pemimpin lembaga luar angkasa PBB, United Nations' Office for Outer Space Affairs (Unoosa). Dalam sebuah kesempatan ia pernah mengatakan bahwa manusia perlu bersiap untuk menghadapi pertemuan dengan alien.

"Riset yang berkesinambungan tentang komunikasi luar angkasa oleh beberapa lembaga mengemban harapan bahwa suatu hari manusia akan menerima sinyal dari luar angkasa," kata Othman.

"Ketika kita melakukannya, kita telah harus mempunyai respons terkordinasi yang memperhatikan segala sesuatu yang mungkin sensitif dengan mahluk-mahluk itu," tambah Othman. "PBB adalah mekanisme yang telah siap untuk kordinasi seperti itu," ujarnya.

Rencana menjadikan UNOOSA badan kordinasi untuk berkomunikasi dengan alien akan menjadi perdebatan komite ilmuwan PBB. Jika gagasan itu diterima, maka akan diteruskan ke Sidang Umum PBB.

April silam Professor Stephen Hawking mewanti-wanti jika nanti terjadi persentuhan dengan kehidupan luar angkasa maka itu tampaknya bukan hubungan yang bersahabat.

Dalam sebuah tayangan dokumenter, ilmuwan berusia 58 tahun itu mengungkapkan bayangannya bagaimana alien akan datang menggunakan armada pesawat yang besar dan bisa berusaha untuk menjajah bumi.

"Kita perlu berkaca pada diri kita sendiri untuk melihat betapa cerdasnya kehidupan berkembang menjadi sesuatu yang kita tidak ingin kita temui," ulas Hawking.

"Saya membayangkan mereka (alien) datang menggunakan armada pesawat yang besar, memanfaatkan semua sumber daya dari planet mereka. Alien yang lebih hebat lagi mungkin bertipe nomaden, yang mencari, menaklukkan, dan menjajah planet apa saja yang mereka temui," papar Hawking lebih jauh.

"Akan terlalu berisiko untuk mencoba berhubungan dengan alien, jika alien pada akhirnya mengunjungi kita saya kira hasilnya sama seperti ketika Christopher Columbus mendarat pertama kali di Amerika, yang tidak memberi hasil yang bagus bagi orang-orang asli Amerika," Hawking memperingatkan.

Sumber : http://mataduniaonline.blogspot.com/2010/09/mahluk-luar-angkasa-datang-ke-bumi-pbb.html

Satelite China Lakukan Manuver Mencurigakan Di Luar Angkasa

Satelite China Lakukan Manuver Mencurigakan Di Luar Angkasa

Headline
China melakukan aksi tak biasa di luar angkasa, di mana satelitnya melakukan manuver hanya sejauh 300 yard (0,27 km) satu dengan yang lain saat mengorbit bumi.

China melakukan aksi tak biasa di luar angkasa, di mana satelitnya melakukan manuver hanya sejauh 300 yard (0,27 km) satu dengan yang lain saat mengorbit bumi.

China tak mengatakan mengapa mereka melakukan manuver itu, namun negara ini berambisi memperbesar program luar angkasa mereka, termasuk membangun stasiun luar angkasa dan melakukan misi ke bulan.

Dijadwalkan China akan meluncurkan modul stasiun luar angkasa tahun depan, diikuti peluncuran pesawat luar angkasa berawak. Menggunakan data pelacak rahasia militer Amerika Serikat (AS), peneliti luar angkasa mengalkulasi memanuver satelit SJ-12 itu mendekati satelit SJ-06F pada 19 Agustus.

Militer AS memastikan memang terjadi pertemuan satelit China namun karena alasan keamanan, hanya sedikit mengungkap detilnya. Pejabat China belum merespon pertanyaan yang diajukan. Menurut Brian Weeden dari Secure World Foundation, aksi itu merupakan kejadian penting menandai kemampuan luar angkasa China.

Melakukan manuver wahana tak berawak dari ruang kendali di bumi sangat sulit, karena jarak dan data dapat hilang jika terlalu jauh. Satelit ini tak seperti mobil, kata Weeden. Hanya beberapa negara bisa melakukannya, termasuk AS, Rusia dan Swedia.

Meski China tak mempublikasikan manuver satelitnya itu, hal tersebut cepat menyebar. Pemberitaan pertama terjadi pada 22 Agustus saat pesawat luar angkasa itu berada pada posisi terdekat, kata peneliti luar angkasa Rusia Igor Lissov pada agen berita Rusia, Interfax-AVN.

Masalah ini sudah sering dibahas di beberapa situs, termasuk Weeden pada thespacereview.com. Hal ini menguatkan fakta bahwa sulit menyembunyikan sesuatu di luar angkasa, kata Weeden.

Sumber : http://www.inilah.com/read/detail/963782/china-lakukan-manuver-mencurigakan-di-luar-angkasa

3 Astronot Terancam Tidak Pulang Ke Bumi

soyuz
Kapsul Soyuz akan menjadi satu-satunya cara mencapai ISS


Rusia menunda kepulangan tiga astronot dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) karena alasan teknis.
Badan ruang angkasa Rusia mengatakan gangguan teknis ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Terjadi kerusakan listrik di stasiun tersebut yang menyebabkan kapsul Soyuz tidak bisa melepaskan diri dari badan stasiun, yang akhirnya membuat tiga astronot tersebut tidak bisa kembali ke Bumi.
Sedianya mereka kembali ke Bumi Jumat pagi. Dua astronot Rusia dan seorang lagi dari Amerika telah berada di ruang angkasa selama hampir enam bulan.
Badan ruang angkasa Amerika Serikat (NASA) mengatakan awak stasiun telah menemukan peralatan yang rusak dan menyelidiki apakah peralatan ini menyebabkan Soyuz tidak bisa dilepas.
Wartawan BBC di Moskow Richard Galpin mengatakan NASA akan mencermati insiden ini karena mulai tahun depan mereka tidak akan lagi memakai pesawat ulang alik.
Satu-satunya wahana untuk mencapai Stasiun Ruang Angkasa Internasional adalah Soyuz milik Rusia.


Sumber : http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/09/100924_stasiunangkasa.shtml

Astronot NASA Juga Makan Jengkol Indonesia Di Luar Angkasa

Astronot NASA Juga Makan Jengkol Indonesia Di Luar Angkasa




hoax for fun only... :peace:

Hidup di luar angkasa tak membuat astronot kehilangan kesempatan menyantap makanan enak. Hanya, memang ada beberapa menu yang tak diperbolehkan di konsumsi di luar angkasa.

Seperti dikutip dari laman news.com.au, seorang astronot mengonsumsi sekitar 1,6 sampai 1,75 kilogram makanan per hari. Menu harian bervariasi dan kembali berulang setelah delapan hari.

Direktur Institut Makanan Luar Angkasa Rusia, Viktor Dobrovolsky, mengatakan, astronot umumnya menyantap makanan yang memiliki karakter lembab dan lengket seperti bubur gandung, telur rebus, puding, dan ragut.

"Makanan seperti itu tidak akan terbang saat disendok atau ditusuk garpu," ujarnya. Alasan itu menjadi penting karena kondisi luar angkasa yang hampa udara membuat massa benda termasuk makanan hilang sehingga mudah terbang.

Sementara itu, produk yang berpotensi meninggalkan remah-remah seperti roti sangat dihindari. Sebab, remah-remah yang tertinggal bisa beterbangan dan menyebar di sekitar pesawat. "Untuk garam dan merica juga hanya boleh digunakan jika sudah larut dalam air atau minyak sayur," ujar Dobrovolsky.

Terlepas dari menu makanan itu, Dobrovolsky mengatakan bahwa harga kebutuhan pangan untuk luar angkasa meningkat 50 persen akibat inflasi. "Tahun lalu, kebutuhan pangan harian astronot berkisar US$366 (atau sekitar Rp3,2 juta), sekarang menjadi US$500 (atau sekitar 4,5 juta)," katanya.


Sumber : http://efbez.blogspot.com/2010/10/astronot-nasa-membawa-jengkol-indonesia.html

Mengintip Aktifitas Astronot di Luar Angkasa

Shuttle astronot telah mulai memperbaiki teleskop Hubble.

Soviet mengalahkan Amerika untuk spacewalking. Pada tanggal 18 Maret 1965, Aleksei Leonov menjadi manusia pertama yang berjalan di ruang angkasa.


Pada bulan September 2008, Cina pertama berjalan di ruang angkasa.


Para astronot berada di atas New Zealand.


Sebuah pandangan yang sangat indah Bumi dari stasiun ruang angkasa


Rusty Schweickart berdiri di luar Apollo 9's Lunar Modul. (Apollo 9 tidak pergi ke bulan itu misi pengujian Bumi mengorbit..)


Pada tahun 1984 Bruce McCandless II mengambil jalan antariksa pertama untethered. Di sini dia dapat dilihat dari Challenger, melayang di atas bumi.


Richard Hieb, Thomas Akers, dan Pierre Thuot berpegang pada 4,5 ton komunikasi satelit INTELSAT VI selama misi 1992.


Kathy Thornton mengirimkan panel surya dari Hubble kearah insinerasi atmosfer. Panel rusak kemudian berhasil diganti pada tahun 1993.


David G. Rendah dipraktekkan penanganan barang berat di ruang angkasa dengan menggunakan Peter JK Wisoff sebagai stand-in untuk komponen Hubble pada tahun 1993.


Carl Meade dan Mark Lee (kanan) rencana darurat berlatih angkasa pada tahun 1994.


Ketika sepotong array surya International Space Station itu robek pada bulan November 2007, astronot Scott Parazynski mengambil menumpang pada lengan robot stasiun untuk menambal panel listrik.

Fakta Mengerikan Seputar Perjalanan Luar Angkasa

Fakta Mengerikan Seputar Perjalanan Luar Angkasa

Anda bercita-cita untuk menjadi seorang astronot? Atau memimpikan ingin berjalan-jalan ke luar angkasa? Jangan melulu bayangkan hal yang indah-indah.

Seperti dikutip dari Discovery, 12 Januari 2010, ada beberapa fakta yang "menarik" seputar kepergian ke luar Bumi itu.

Bangkai Makhluk Hidup
Penelitian dan eksplorasi ruang angkasa telah mengorbankan sejumlah nyawa makhluk hidup, terutama hewan. Jika Anda mengira mengorbankan monyet dan anjing di lab-lab pengujian atas nama ilmu pengetahuan di Bumi, sudah cukup buruk, bayangkan hal ini.

Sejumlah misi luar angkasa awal melibatkan prosedur re-entri ke Bumi. Sayangnya, tidak seluruh pesawat ulang alik berhasil. Diperkirakan, kini banyak bangkai anjing dan simian, jenis monyet yang mirip dengan manusia, yang telah menjadi mumi terus mengorbit Bumi sampai saat ini.

Kebocoran Udara
Alexei Leonov merupakan kosmonot Rusia pertama yang berjalan di ruang angkasa pada tahun 1965 lalu. Sayangnya ia mengalami kebocoran udara dan bahan pakaian mengalami kaku yang tidak diantisipasi sebelumnya.

Kakunya material kostum memaksa ia berupaya kembali ke dalam kapsul dengan susah payah. Ia terpaksa harus menurunkan tekanan di dalam kostum dengan risiko bahan kostum itu menggencetnya ke dalam.

Belum selesai sampai di situ, Voskhod, pesawat yang ia tumpangi meleset dari jalur dan mendarat di pegunungan Ural. Ia terpaksa tetap tinggal di dalam kapsul ruang angkasa tersebut di dalam sampai pertolongan tiba. Di luar, serigala lapar sudah menunggu.

Toilet
Pada 5 Mei 1961, astronot Alan Shepard lebih memilih untuk kencing di celana di pesawat Freedom 7 yang ia tumpangi. Andrew Chaikin, penulis khusus luar angkasa mendeskripsikan, perjalanan ke orbit demikian mengerikan.

Ia menuliskan bahwa toilet di ruang angkasa hanyalah berbentuk pembungkus seperti topi dengan lapisan perekat di pinggirnya. Astronot perlu mengoleskan atau memberikan lapisan anti kuman setelah ia buang hajat.

Nasihat para astronot bagi yang terpaksa memenuhi panggilan alam adalah: telanjang, siapkan waktu sekitar satu jam, dan bawa tisu banyak-banyak. Lakukan secepat mungkin sebelum urin membeku.

Dekompresi Mendadak
Tiga orang astronot Soyuz 11 tewas saat pesawat itu melepaskan tekanan udara saat akan masuk kembali ke atmosfir. Tahun 1965, seorang teknisi dari Johnson Space Center, Houston, AS berhasil hidup dan menceritakan pengalaman serupa.

Saat ia berada di ruang vakum, kecelakaan terjadi dan secara tidak sengaja, kostum luar angkasa yang ia gunakan kehilangan tekanan. Sebelum ia kehilangan kesadaran, yang ia rasakan adalah sensasi lembab yang ia rasakan di lidah terasa seperti mendidih.

Tidak seluruh pakar sepakat seputar gejala dekompresi mendadak. Akan tetapi, beberapa kemungkinannya adalah daging yang membengkak, darah menguap, bola mata meletus, dan pecahnya paru-paru.


Sumber : http://hompila-hompimpa.blogspot.com/2011/01/fakta-mengerikan-seputar-perjalanan.html
You might also like:

Rabu, 21 Desember 2011

para ilmuwan berhasil mengungkap rahasia inti bumi !!

Headline

Inti Bumi secara bertahap meleleh dan membeku akibat sirkulasi panas dari mantel batu. Temuan ini membantu memahami terbentuknya inti Bumi.
Selain memahami terbentuknya inti Bumi, temuan ini juga bisa digunakan mengetahui cara inti terluar berperan seperti geodynamo penghasil medan magnet.
"Asal muasal medan magnet hingga kini tetap menjadi misteri bagi ilmuwan," ungkap penliti Jon Mound dari Leeds.
"Kita tak bisa mendapat sampel inti Bumi, jadi kita hanya bergantung pada pengukuran permukaan dan model komputer guna mengetahui yang terjadi di inti Bumi," lanjutnya.
Bagian dalam inti Bumi berupa besi solid seukuran Bulan yang dikelilingi inti luar dinamis cairan besi-nikel yang menyebabkan sebagian inti besi membeku dan meleleh.
Panas menghilang ketika dingin mengalir dari inti ke mantel diteruskan ke kerak Bumi melalui proses konveksi. Arus konveksi menggerakkan mantel hangat ke permukaan dan mengirim mantel dingin kembali ke inti.
"Gerakan inilah yang memberi daya ‘geodynamo’ untuk menghasilkan medan magnet. Model baru kami menyediakan penjelasan sederhana pada beberapa pengukuran yang membingungkan ilmuwan selama bertahun-tahun,” tutupnya.

wah gawat nih , bumi akan ditabrak asteroid

Para ahli astronomi Rusia memperkirakan bahwa asteroid Apophis akan menabrak Bumi pada 13 April 2036.

"Apophis akan mencapai Bumi dalam jarak 37 ribu hingga 38 ribu kilometer pada 13 April 2029. Sepertinya asteroid itu akan menabrak Bumi pada 13 April 2036," kata Profesor Leonid Sokolov dari Universitas Negeri Saint Petersburg, Rabu (2/2).

Namun ilmuwan mengatakan bagaimana pun kesempatan tabrakan pada 2036 sangatlah kecil dengan mengatakan bahwa asteroid sepertinya akan terpecah menjadi bagian-bagian kecil dan tabrakan dengan Bumi yang lebih kecil dapat terjadi pada tahun-tahun berikutnya.

"Tugas kami adalah untuk memikirkan dan mengembangkan ragam rencana alternatif serta rancangan tindakan yang bergantung pada hasil pengamatan Apophis lebih jauh," kata Sokolov.

Asteroid tersebut ditemukan pada 2004 dan dianggap sebagai ancaman terbesar bagi planet Bumi walaupun ilmuwan NASA mengatakan kemungkinan tabrakan berbahaya dengan Bumi pada 2036 tidak bisa dipastikan.

Badan Antariksa Rusia mengumumkan rencananya lebih awal untuk mempertimbangkan program dalam mencegah tabrakan asteroid besar itu dengan Bumi.

seberapa jauh sug ujung tata surya ?

Satelit Voyager yang berangkat pada tahun 1977 sedang menuju keluar tata surya.


Saat ini, satelit Voyager 1 dan Voyager 2, dua buah pesawat ruang angkasa yang diberangkatkan dari Bumi pada tahun 1977 lalu, sedang menuju keluar dari tata surya.

Kedua satelit kini tengah melewati ujung dari gelombang magnetik yang jaraknya sekitar 9 miliar mil atau sekitar 15 miliar kilometer dari Bumi. Jarak itu tentu merupakan jarak yang sangat jauh. Akan tetapi jarak sejauh itu juga cukup sulit dibayangkan.

Berikut ini gambaran berapa jauh 15 miliar kilometer, menurut perhitungan para peneliti, dikutip dari Life’s Little Mysteries, 11 Juni 2011.

Pesawat terbang yang bergerak dari Los Angeles di barat Amerika Serikat ke New York yang ada di timur Amerika Serikat atau sebaliknya, menempuh jarak sekitar 3.983 kilometer. Artinya, jika satelit Voyager mengambil rute tersebut, ia telah melakukan sekitar 3 sampai 4 juta perjalanan bolak-balik.

Jika dibandingkan dengan jarak antara Bumi dengan Bulan yang rata-rata mencapai 384.403 kilometer, artinya kedua satelit itu telah bolak balik antara Bumi dan Bulan sebanyak lebih dari 37 ribu kali.

Matahari sendiri memiliki jarak sekitar 150 juta kilometer dari kita. Adapun ujung tata surya kita, dan juga satelit Voyager yang sedang berjalan di sekitar kawasan tersebut, kini mencapai 97 kali lebih jauh jaraknya dibanding Bumi dan Matahari.
Adeyusf" target="_blank title="Follow Me on Twitter">